5 Faktor yang Mempengaruhi Tren Baju Muslim di Tahun 2016

Perkembangan fesyen baju muslim sepertinya sudah mulai diakui di dunia. Bahkan beberapa desainer asal Indonesia berhasil berkiprah di ajang fesyen internasional. Hal ini menjadi bukti bahwa pakaian muslim dan muslimah pun tak kalah bersaing dengan baju-baju dari negara lain yang cenderung terbuka. Untuk terus eksis di dunia mode, para desainer pun terus berinovasi dengan ide-ide kreatifnya. Lima poin di bawah ini menjadi faktor yang mempengaruhi gaya berpakaian muslim dan muslimah di tahun 2016.

 

baju-muslim

 

Warna Pastel yang Masih Bersinar

Warna-warna pastel yang cenderung lembut ternyata masih diminati sampai sekarang. Namun di tahun 2016, peach diprediksi akan menjadi warna favorit dalam busana-busana muslim. Meski warna tersebut mendominasi pakaian wanita, ada juga baju untuk pria yang menggunakan warna lembut ini. Tentu saja, untuk menonjolkan sisi maskulinnya, ditambahkan warna-warna bumi. Misalnya seperti abu-abu, cokelat, hingga hitam. Kombinasi kedua warna ini lantas menciptakan kesan edgy nan membumi. Kita dapat melihat beberapa contohnya dalam koleksi Dammai di https://www.facebook.com/dammaimuslim

 

Desain Modis Sekaligus Fleksibel

Kesibukan kaum urban menuntut mereka untuk memiliki pakaian yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan. Peluang tersebut lantas digunakan para desainer pakaian muslim untuk menciptakan tren di tahun 2016. Tanpa meninggalkan kesan modis, mereka melahirkan produk dengan rancangan yang lebih fleksibel. Contohnya seperti pakaian dengan gaya kasual yang tidak terlalu santai, tapi juga mempunyai kesan semi-formal. Untuk paduannya, kita dapat menggunakan tunik, blazer, hingga legging yang bisa ditutupi dengan gaun atau blus panjang.

 

Menambahkan Unsur Etnis

Kesadaran masyarakat Indonesia akan budayanya pun tercermin dari tren baju muslim di tahun 2016 ini. Beberapa desainer dengan bangga menggunakan kain khas Indonesia seperti batik dan songket untuk diubah menjadi gamis dan gaun modern. Tidak sampai di situ, mereka juga menambahkan unsur etnis yang terinspirasi dari berbagai daerah di Tanah Air. Sebut saja tenun ikat, motif jumputan, gelang dan kalung yang terbuat dari kayu atau batu alam. Ada pula aksesori cantik seperti bolero, syal, scarf, jubah, dan selendang yang digunakan untuk menunjang penampilan.

 

Peleburan Budaya Mancanegara

Selain dari Indonesia, para desainer pakaian muslim pun mendapatkan inspirasi dari pakaian dari negara lain. Salah satunya adalah India yang baju tradisionalnya hampir menyerupai baju-baju muslim yang sedang tren di Indonesia. Kemudian, para perancang lantas memadukan kedua budaya ini dalam sebuah pakaian dengan desain yang memukau. Ada pula gaya dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan yang menginspirasi gaya paduan ini. Bahkan beberapa di antaranya memenuhi online shop yang cara untuk pemesanannya bisa kita simak di https://fashionbusanabajumuslim.wordpress.com.

 

Paduan Warna dan Cutting Edge

Tren pakaian muslim tahun 2016 masih diwarnai dengan kombinasi warna, yang tentunya tidak bikin sakit mata. Adapun beberapa jenis pakaian yang diprediksi akan populer pada tahun ini. Di antaranya gamis, blus, dan tunik. Agar terlihat semakin fashionable, para desainer menambahkan kesan cutting edge yang kembali menjadi tren. Contohnya seperti penambahan hoodie di bagian kepala gamis, bagian ujung dari lengan yang dibelah, hingga kerah yang bertumpuk. Dalam hal ini tentunya para perancang harus hati-hati supaya tidak meninggalkan kesan terlalu ramai.

Supaya lebih jelas, kita juga bisa melihat cuplikan koleksi baju muslim tahun 2016 dari Dammai di https://www.youtube.com/watch?v=rGsjTSUhWZ8.